The Tracey Fragments

Saturday, March 15, 2008

Dad : You're grounded. One month.
Tracey : Oooohh.. Come on... It's not fair!
Dad : Who said life's fair?


Dialog tadi adalah cuplikan dari sebuah film yang sedang saya penasarani. Heheh.. Kok jadi kaya Roni Patinasarani yah? Haha.. Maksudnya bikin saya penasaran... Eniwey, setelah menonton Juno, dan menyadari bahwa tokoh utama di film itu, alias Ellen Page, adalah orang yang sama dengan yang memainkan karakter utama di film Hard Candy, saya jadi tambah jatuh cinta sama Ellen Page. I think she is a really promising actress! Ditambah lagi dengan gayanya yang sok cuek dan ga ngartis. She's totally an artist! Not a empty-brain-blonde-celebrity. So, berhubung film ini kembali diperankan sama doi, saya jadi penasaran! Apalagi setelah ngeliat posternya....



Keren kan? Nah, film ini akan terfokus pada Tracey Berkowitz, seorang ABG berumur 15 tahun yang sedang berusaha mencari adiknya, Sonny, yang hilang. Perjalanan Tracey ini akan menuntun penonton masuk ke dalam sisi-sisi kelam sebuah kota, melalui permasalahan yang juga terjadi di rumahnya, kebrutalan khas remaja yang muncul di sekolah, dan belum lagi kucing-kucingan Tracey dengan psikiaternya, plus fantasi luar biasanya pada seorang Billy Zero, kekasih sekaligus penyelamatnya. Intinya, film ini menampilkan perjalanan seorang remaja belasan tahun yang selalu dilingkupi dengan permasalahan khas, seperti pemberontakan terhadap orang tua, menghadapi rumah yang penuh permasalahan, cinta, kesulitan di sekolah dan juga pencarian jati diri.


Berdasarkan sumber2 yang saya baca, film yang bisa dikategorikan ke dalam genre black comedy ini nantinya akan tampil dengan menggunakan teknik split-screen yaitu membagi layar menjadi beberapa bagian yang menampilkan adegan dari angle yang berbeda-beda dalam satu waktu. Contohnya kaya yang ini nih...


Ga heran, walaupun syuting berhasil dirampungkan hanya dalam waktu 14 hari, editing film ini membutuhkan waktu 9 bulan. Wondering... How many cameras did they use? Selain cerita yang menarik, pemain yang cool, tampilan gambar dan adegan yang unik, film ini juga didukung dengan soundtrack keren yang dimainkan oleh sebuah band indie bernama Broken Social Scene.


Kebayang kan? Film ini pasti bakal jadi film remaja yang bernuansa kelam namun ditampilkan dengan gaya beda dan nyentrik, mengingat trailer yang barusan saya saksikan disini. Dengan mengambil gaya pemberontakan anak muda ala Catcher In The Rye dan tampilan plus gaya penceritaan yang sedikit pop-art, rasanya film ini layak untuk ditunggu dan kemudian ditonton. Oya, jangan lupa juga kalau film ini cukup sukses di beberapa festival film seperti Atlantic Film Festival dan Genie Awards. Tapi buat saya sih film ini wajib tonton terutama karena yang maennya Ellen Page... Hehehehe...


Salam movie buff!!