Grey's Anatomy-holic

Wednesday, December 30, 2009

Well, kayanya judul posting kali ini sudah sangat mencerminkan apa yang mo dibahas ya? Hehe.. Yup, saya terserang euforia sesudah menamatkan season 5 dari serial Grey's Anatomy! Haha.. One of my favorite serial ever! EVER!! *segitunya* :D

It all start ketika teman baikku-slash-mantan bos yaitu Santi (Halo san! if u read this! :D) mengenalkan saya sama serial ini. Waktu itu promosinya cuma pemeran cowonya ganteng abisss.. Hehe.. Yaudah, karena butuh tontonan akhirnya saya pinjem deh satu pak serial Grey's Anatomy season pertama. Awal-awal nonton seneng juga.. Walopun pemeran utama cowonya alias Patrick Dempsey bukan tipe saya. Hehe.. Eh, lama-lama ketagihan! Dan amaze sama yang bikin ntu serial. Ko bisa ya mereka bikin serial seniat itu yang kalo dibandingin sama di Indonesia kan setaranya sama sinetron. I mean.. yang tayang di tv setiap minggu gtulah.. Kalo disini sinetron kan kualitasnya amburadul tapi disono, untuk sekelas konsumsi TV, bisa sekeren itu! WOW!

Mungkin memang karena disana (baca:Amrik) perfilman udah menjadi industri yang matang kali ya. Pemerintahnya dukung, pembajakan ga ada, en voila! Jadilah banyak orang cari makan disitu. Tentunya kalo udah begitu harus bisa bersaing kaaan.. Makanya banyak serial-serial dan aneka film bermutu yang dihasilkan.

Anyway, back to Grey's Anatomy.. Let's start with the big picture of this serial. Serial ini menceritakan tentang lika-liku kehidupan para dokter muda di sebuah rumah sakit. 5 tokoh utama di serial ini saling bersahabat dan cerita pun berkembang seiring dengan banyaknya karakter-karakter pendamping yang muncul.

Lalu, apa sih yang bikin serial ini segitu kerennya dimata saya? Well, first of all I love the so real character in this serial yang kadang bikin saya ngerasa kalo mereka bener-bener ada dan hidup di dunia nyata. Karakter-karakter itu begitu normal dan wajar. Mungkin itu juga yang menyebabkan serial ini diminati, the character feel so close to us.

Secondly, the story and its conflict. I really love a movie with a good script. And I found it in this serial. Konflik yang muncul dari season 1 dibangun dengan sangat apik melalui skenario yang menawan. *bahasa lo tie...haha* Bahkan sampai season 5 pun saya masih merasa kualitas cerita tetap terjaga dengan baik melalui banyaknya twist-twist yang tak terduga dan ending setiap episode yang breath taking. Kayanya si creator dan penulis skenarionya ga pernah kehabisan ide untuk membuat penonton penasaran. Love it! Haha..

Thirdly, serial ini banyak menampilkan dialog-dialog cerdas dan kadang satir. Banyaaak banget kata-kata indah dan meaningful yang menggugah. So, I also learn something from this serial aside from getting the entertainment.

Fourthly, I adore how the creator and director pick their actor and actress. Menurut saya, tokoh-tokoh dalam serial ini ga ada yang ganteng banget ato cantik banget. Bahkan tokoh utamanya, Meredith Grey, menurut saya ga cantikcantik amat. Apalagi pemeran Dr.Bailey, seorang dokter perempuan berumur 35-40an yang secara fisik ga terlalu menarik dengan badan pendek-gempal dan hidung peseknya *I'm sorry dear miss Wilson, no offense. Hihi..* tapi menurut saya sangat kuat kepribadian dan karakternya. Yup, aktor-aktor dalam serial ini dipilih dengan sangat baik dan mereka mampu memerankan seseorang yang berkarakter, yang ga hanya mengandalkan tampang doang.

Last but not least, I feel a connection between me and Meredith Grey, the child of darkness. Kenapa? Because sometimes I feel that she was me. I can feel what she felt. I know what it is like to be her. Her trauma and her past kinda remind me of mine. Tapi ga separah dia sih.. Haha.. Alasan terakhir ini memang sedikit personal. ;P

Yah.. kira-kira begitulah pendapat saya mengenai serial yang pertama kali muncul di tahun 2005 ini. Ada yang jadi kepingin nonton setelah baca tulisan saya? Lemme know ya.. Sapa tau abis itu kita bisa gosip2 tentang serial ini. Hihi... Cya on my next posting!